SUNRISE YANG TERHALANG KABUT DI PENANJAKAN 2

_DSC9948

Lagi-lagi ada saja yang mengajak Saya ke Bromo di awal tahun 2014. Teman kerja Saya yang mengajaknya waktu itu. Bagi Saya sendiri gunung Bromo adalah gunung yang tidak pernah membuat Saya bosan untuk mengunjunginya walaupun sudah berkali-kali Saya ke sana. Bagi teman kerja Saya yang bernama Dimas, perjalanan kali ini adalah kunjungan pertamanya melihat gunung Bromo dari dekat, karena Saya dan empat teman Saya lainnya sudah pernah sebelumnya berkunjung ke Bromo. Kami berangkat berenam dari Surabaya menuju Probolinggo dengan menggunakan motor. Seperti biasa perjalanan kami lakukan pada malam hari untuk mengejar sunrise di penanjakan. Berangkat dari Surabaya pukul sebelas malam, dengan estimasi perjalanan memakan waktu empat jam, kami berharap sampai di Desa Cemoro lawang pukul tiga dini hari. Benar saja kami tiba di pertigaan Tongas,Probolinggo pukul satu lebih empat puluh lima menit setelah sebelumnya diguyur hujan saat melintasi Kota Sidoarjo. Sempat berhenti sebentar di sebuah warung tepat di sebelah masjid sebelum pertigaan Tongas tadi untuk sekedar ngopi dan beristirahat sejenak. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju penanjakan Bromo, rencananya kami akan melihat sunrise di penanjakan 2 Bromo desa Cemoro Lawang. Memasuki Cemoro Lawang kami dihadang oleh bapak-bapak pengemudi hardtop dan langsung ditawari hardtop seharga 600rb rupiah untuk dua lokasi favorit di Bromo yaitu bukit penanjakan dan kawah Gunung Bromo, namun setelah tawar menawar dengan alot akhirnya disepakati dengan harga 400b rupiah untuk dua spot tadi. Sebenarnya supir hardtop tadi menyarankan untuk melihat sunrise di penanjakan 1 namun kami menolaknya dengan alasan sudah pernah ke sana,dan kami memilih melihat sunrise di penanjakan 2. Pukul empat pagi hardtop berangkat menuju penanjakan 2 dengan kondisi jalan yang terjal dan tidak semulus paha Nikita Willy :p . Tiga puluh menit berlalu hardtop yang kami naiki sampai di pemberhentian terakhir di penanjakan 2 selanjutnya kami berlima harus jalan kaki untuk sampai Sruni Point, titik tertinggi  untuk menyaksikan matahari terbit di penanjakan 2.
_DSC9868 _DSC9872
Berjalan sekitar lima belas menit(itu sudah termasuk foto-foto narsis lhoo) kami sampai di Seruni Point. Pagi itu sangat sepi hanya ada dua orang saja yang menggelar dagangannya dan tidak ada jasa rental kuda karena kami ke sana weekday bukan weeend jadi mayoritas wisatawan di Bromo ya orang bule. Tapi saya sangat senang karena dapat menikmati pemandangan alam dengan leluasa pagi itu, sayangnya kabut tebal yang disertai gerimis pagi itu menghalau sinar matahari yang hendak terbit. Pemandangan berkabut membuat kami tidak berlama-lama di penanjakan 2 ini, pukul setengah tujuh kami melanjutkan perjalanan menuju hamparan pasir Gunung Bromo dan Gunung Batok.

Pagi yang berkabut

Pagi yang berkabut

Sekitar lima belas menit perjalanan menggunakan hardtop dari penanjakan 2 kami sampai di area lautan pasir Gunung Bromo, kami berlima langsung disambut ‘satria’ berkuda. Tarif sewa kuda untuk mengantar anda ke anak tangga menuju Kawah Bromo berkisar 30-50 ribu rupiah tergantung keahlian anda dalam tawar menawar. Namun kami berlima tidak ada yamg menggunakan jasa kuda tersebut, kami lebih suka berjalan kaki karena lebih sehat alias ngirit 😀 .

There's no sunrise

There’s no sunrise

Saya berngkat menuju kawah Gunung Bromo sendirian karena empat teman saya sudah diserang rasa lelah plus ngantuk. Di kawasan padang pasir Bromo ini didominsi oleh wisatawan mancanegara, karna memang bukan weekend saya ke sini jadi hanya sedikit wisatawan lokal yamg berkunjung. Setelah sampai di puncak Gunung Bromo saya langsung turun karena bau asap belerang yang begitu menyengat dan membuat sulit bernafas.

Berikut ini adalah foto kenang – kenangan dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, silahkan menikmati:)

_DSC9896

Semburat jingga yang tertutup kabut, namun tetap indah

Misty Bromo

Misty morning  Bromo

masih berkabut

masih berkabut 😦

ray of light

ray of light 

ray of light

Sinar mntari mncoba menembus kabut

_DSC9936

Narsis waktu turun dari Penanjakan 2

_DSC9944

_DSC9953

empunya blog

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s